Bagi para penggila tanaman hias tentu tak asing lagi dong dengan Anthurium . Memang sih, yang namanya bisnis apa pun pasti naik turun, tergantung trend pasar atau selera konsumen. Demikian juga dengan para petani dan pelaku bisnis Anthurium ini. Namun secara umum, berbisnis Anthurium SANGAT menjanjikan. Tapi tentunya harus disertai MINDSET dan mental yang positif dong. Bayangkan saja, saat trend Anthurium berada pada puncaknya, ada harga yang menyentuh hampir 1 miliar untuk 1 pot indukan Anthurium Jenmanii Cobra. Weleh weleh...ini yang gila siapa ya.....Hmmm...terkadang pasar memang tak masuk akal...but market is always right...(kata orang sono nih..)
OK, kali ini saya akan coba bahas tentang Anthurium.
Anthurium tumbuh di daerah Amerika Latin, Asia dan Afrika. Ia merupakan tipe tanaman yang tumbuh dengan baik di bawah pepohonan dan tidak terkena sinar matahari secara langsung (secara teori biasanya masih bisa menerima ± 25 % cahaya matahari), di lokasi dengan ketinggian 0 – 1000 m dpl (di atas permukaan laut), dan di daerah dengan kelembaban rendah hingga sedang (oleh karena itu Anthurium sangat cocok untuk tanaman indoor). Media tumbuh yang ideal bagi Anthurium adalah media yang tidak tergenang air dan media yang porus. Porus ??!! tau kan,..ya pokoknya nggak banjir gitu deh potnya,..dan memiliki drainase yang baik agar air bisa mengalir dengan sempurna.
Anthurium termasuk dalam famili Araceae, dan masih sekerabat dengan Aglaonema maupun Philodendron (waduh,..apa lagi ini,...tenang,..kita bahas di sesi yang lain, sekarang kembali ke..lap top...ups,..anthurium). Anthurium merupakan tanaman bersemak, tumbuh tidak terlalu tinggi, dan tegak. Secara umum, Anthurium terbagi menjadi 2, yaitu Anthurium Daun dan Anthurium Bunga. Masing-masing memiliki jenis yang terus bertambah dari tahun ke tahun, dan memiliki kelebihan tersendiri. Namun, Anthurium daun memiliki nilai ekonomi yang lebih menjanjikan (tentu saja dengan mempertimbangkan hukum pasar - namanya juga tanaman hias, ya tergantung selera pasar-). Oleh karena itu, fokus kita adalah Anthurium daun.
- bersambung-

Tidak ada komentar:
Posting Komentar